Sore Nanti, Pengurus Masjid di Balikpapan Diharapkan Dapat Luruskan Kiblat
© salmanitb.com

Mengenai posisi matahari yang akan segera melintas tepat di atas Kabah, Kementerian Agama baru saja mengeluarkan pers rilis. Dengan kejadian alam tersebut, maka setiap benda  yang bergerak tegak lurus di permukaan datar bayangan benda tersebut akan mengarah lurus ke Kabah.

Kasi Pendidikan Diniah dan Pontren Kota Balikpapan, H Sahli MPd didampingi oleh Kasi Pendidikan Agama Islam Suharto Baijuri mengatakan, kejadian alam seperti ini baiknya dapat memperbaiki arah kiblat.

“Ilmu itu sebenarnya sudah lama, pada tanggal sekian, jam sekian ada pergeseran kemiringan sumbu bumi sehingga matahari pada saat itu tepat berada di atas Kabah. Jadi bagi seluruh umat Islam yang ingin meluruskan arah kiblat, pada saat inilah arahkan ke situ. Jadi kita tidak perlu menghitung lagi 19-21 derajat kemiringan. Pada saat itu kita melihat matahari, dimana arah matahari itulah arah kiblat untuk kita di sini. Karena setiap tempat di Indonesia pasti berbeda. Kalau kita di Balikpapan kan berkisar antara 19-21 derajat ke kanan, itu kalau menggunakan kompas,” katanya.

Melansir dari tribunnews.com (27/05), mengenai kejadian ini, ia menambahkan, peristiwa seperti ini sangat jarang terjadi. Namun, kadang terjadi dua kali dalam satu tahun, seperti tahun 2015 lalu.

Ia juga mengimbau pada seluruah umat Muslim, khususnya pengurus masjid dan mushala di Balikpapan agar memperhatikan letak matahari pada sore hari ini sekira pukul 17.18 Wita. Hal ini bertujuan untuk meluruskan arah kiblat sesuai dengan yang telah disyariatkan.

“Supaya jangan seperti dulu lagi kan pernah bilangnya bumi bergeser maka arah bumi bergeser,” ujarnya.

Patut diketahui bahwa dalam pers rilis tersebut ada tiga hal yang harus diperhatikan bahwa yang pertama benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus (atau dapat menggunakan bandul sebagai alternatif), yang kedua benda tersebut berdiri di atas permukaan yang rata, kemudian jam pengukuran harus disesuaikan dengan jam BMKG, RRI, atau Telkom. (tri/ren)

LEAVE A REPLY