Ketagihan Judi, Alam Nekat Curi Kamera Milik Bosnya
© kompasiana.com

Aksi pembobolan kantor Dinas Pemuda Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) Balikpapan, menjadi perhatian pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan. Sejak kejadian itu, Pemkot  bakal memperketat pengamanan internal khususnya di malam hari.

Wali Kota Rizal Effendi mengatakan, pihaknya akan membahas lebih lanjut tekait kejadian pembobolan kantor Disporabudpar agar tidak terulang kembali.

“Seperti dinas pendapatan daerah, perizinan, mungkin dinas PU. Nanti kita lihat, kita akan bahas apa yang perlu mungkin pengamanan lebih ekstra untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Kita tidak ingin ini menjadi trend atau incaran penjahat karena pengamanan agak longgar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disporabudpar Balikpapan Oemy Facesly mengatakan, pihaknya lebih mewaspadai setelah ditimpa musibah pembobolan kantornya. Sebagaimana diketahui, pihaknya sudah lama memasang CCTV mulai lantai dasar hingga lantai atas.

“Ini memang musibah, tentu membuat kami lebih waspada lagi. Kita harus lebih perketat lagi,” katanya seperti yang dilansir dari prokal.co (24/05).

Kejadian pembobolan brankas Disporabudpar, pelaku berhasil mencuri uang senilai Rp100 juta lebih. Aksi pembobolan itu diperkirakan pada pukul 17.21 Wita, Jumat (13/05).

“Kalau menurut cerita dan lihat CCTV memang langsung ke tempat lanti II, lantai III langsung ketempat staf. Sepertinya dia (pelaku) sudah tahu tapi ini sudah dilaporkan ke Polisi maka biar polisi yang memproses,” ujarnya.

Informasinya pembobolan Kantor Disporabudpar melibatkan oknum PNS internal Disporabudpar.

“Ini masih dalam proses, biar yang berwenang memberikan keterangan itu,” tandasnya.

Diakuinya, oknum PNS yang maksud sudah tidak ngantor sejak Senin pekan lalu (16/05).

“Kita sudah kasih tahu keluarganya sudah tidak masuk kerja. Nanti kita buat surat. Dia PNS titipan, dia belum satu tahun. Gaji masih disana, adalah di Kaltim,” tutupnya. (pro/ren)

 

LEAVE A REPLY